Death Note
Di suatu malam, seorang pemuda bernama Light Yagami ia ingin pergi jalan keluar untuk membeli minuman dan ketika ia keluar dari rumah ia tersentak kaget karena ada sebuah buku yang jatuh dari atas langit buku itu hitam dan bertuliskan Death Note kemudian ia mengambilnya dan tidak disangka ada makhluk hitam tinggi dan menyeramkan muncul dihadapannya, tersentak ia kaget dan mengatakan “Siapa kamu?” dan makhluk itu pun menjawab:” Aku adalah Shinigami pemilik buku ini..!, dan sekarang buku ini telah menjadi milikmu..” Ligth tersentak berfikir, ia pernah mendengar nama itu, artinya adalah “Dewa Kematian” Pemuda itu pun bertanya dengan gugup dan keringat di mukanya “Mengapa kamu memberikan buku ini kepadaku? “ kata shinigami sambil terbang kesana kemari “HAHAHAA…yaa buku ini telah menjadi milikmu, karena aku telah melihatmu dari atas sana, kamu memiliki Ambisi yang sangat kuat..! HIIHHII..” Lalu Light bertanya kembali “Apa kegunaan dari buku ini ?” Shinigami pun tersentak tertawa girang dan berkata “ HAHAAAHAAA.. anak ini sungguh tak sabar yaa.. buku ini untuk membunuh manusia..!!, sekarang kamu jangan banyak bertanya ayo kita lakukan..!! HIHIHIII..”. Namun Light tidak percaya sambil mengaibakan makhluk itu ia pergi ke suatu Bar. Di Bar itu ada dua orang jahat yang sedang memukuli seorang pria, seorang yang dipukuli tersebut meminta ampun dengan menyebut nama Shino, yaitu nama salah satu orang yang memukulinya, dengan gerang Light ingin membela orang yang sedang dipukuli, tetapi Shinigami menahannya dan berkata “Coba kau tulis saja nama orang jahat itu”, dan Light pun menuruti perintah dari Shinigami tersebut dengan menuliskan nama orang tersebut beserta waktu kematiannya. Setelah kedua orang jahat itu puas memukuli mereka pun keluar dari bar itu, kemudian Light pun mengikuti mereka. Tak disangka salah satu dari orang jahat itu yang telah ditulis namanya jatuh tergeletak, seketika itu pun ia mati di jalan karena serangan jantung. Dengan rasa kaget Light melihat jamnya, ternyata tepat dengan waktu yang di tulisnya. Setelah kejadian itu pun ia berfikir ia dapat menciptakan dunia yang damai dengan membunuh semua orang jahat di seluruh bumi.
ILMU BUDAYA DASAR ( IBD )
Nama : Benny Apriandy
Kelas : 1EA06
NPM : 11209952
Bab 1
Tinjauan tentang IBD
Mata kuliah IBD adalah salah satu mata kuiah yang membicarakan mengenai :
- Nilai-nilai kehidupan yang ada dalam masyarakat
- Kebudayaan
- Masalah-masalah yang ada dalam kehidupan sehari–hari
Setelah mendapatkan mata kuliah IBD mahasiswa diharapkan dapat memperlihatkan :
- Aktif / peka terhadap apa-apa yang terjadi di lingkungan sekitar
- Mempraktekan ilmu-ilmu yang tlah di dapatkan dalam kehidupan sehai-hari
- Bisa menerima kritik&saran atas ilmu yang diperolehnya agar menjadi lebih baik
- Berpendirian teguh untuk mempertahankan nilai yang sudah benar dan menolak nilai yang salah
Latar belakang IBD dalam konteks budaya dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut :
- Indonesia memiliki berbagai macam suku,adat,agama,ras,dan lain-lain yang tidak bias lepas dari primordial
- Dampak dari pembangunan&perkembangan yang terjadi terhadap pola hidup/kebudayaan masyarakat Indonesia
- Kemajuan IPTEK berpengaruh mengubah kondisi kehidupan manusia
IBD sebagai bagian dari mata kuliah dasar umum secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjana yang berkualitas sebagai berikut :
- Bisa mencerminkan nilai-nilai pancasila sebagai bentuk wujud dari kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia
- Memegang teguh ajaran agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehai-hari
- Tanggap terhadap masalah-masalah baik social,ekonomi,budaya maupun pertahanan keamanan
- Ikut berperan aktif dalam lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta di dalam pelestariannya
Pengertian IBD
- Ilmu-ilmu alamiah (natural science) : mengetahui keteraturan-keteraturan yang terjadi di alam semesta
- Ilmu-ilmu social (social science) : mengetahui keteraturan-keteraturan yang terjadi dalam kehidupan antar manusia
- Pengetahuan budaya (the humanities) : mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi
Tujuan IBD
- Membuat manusia lebih peka terhadap lingkungan budaya agar mereka lebih bisa menyesuaikan / menempatkan diri mereka di dalam masyarakat
- Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya sehingga mereka jadi bias berfikir secara kritis
- Membekali mahasiswa agar kelak jika menjadi pemimpin bangsa mereka sudah mempunyai ilmu-ilmu yang diperlukan untuk membangun bangsa
- Berkomunikasi lebih lancar agar dapat berdialog dengan baik dengan siapa saja
Ruang lingkup IBD
Dua masalah pokok adalah :
- Berbagai masalah yang ada dapat di dekati dengan pengetahuan budaya
- Hakekat manusia yang universal dengan berbagai ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat
Pokok bahasan yang akan di kembangkan adalah :
- Manusia dan cinta kasih ; manusia dan keindahan
- Manusia dan penderitaan ; manusia dan keadilan
- Manusia dan pandangan hidup ; manusia dan tanggung jawab
- Manusia dan kegelisahan ; manusia dan harapan.
Bab 2
Manusia dan Kebudayaan
A. Manusia
Dua Pandangan yang dijadikan acuan untuk menjelaskan unsur-unsur yang membangun manusia.
Manusia terdiri dari 4 unsur :
1. Jasad
- Jasad adalah Badan kasar manusia yang Nampak pada luarmya Sehingga menempati ruang dan waktu,dapat diraba,difoto dan dapat melakukan aktivitasnya,jasad diciptakan dari unsur rohani yang ada didalam dirinya.
2. Hayat
- Mengandung unsure hidup yang ditandai dengan gerak,seperti tubuh manusia.
3. Ruh
- Ruh merupakan arwah unutk memerintah dan menggunakan jasad sebagai alatnya. Ruh bersifat kerohanian dan suci maka ruh didalam diri seseorang ruh berfungsi sebagai sumber ahlak yang mulia dan terpuji.
4. Nafsu
- Dalam pengertian diri atau keakuan,yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
Manusia Sebagai Satu Kesatuan Mengandung Tiga Unsur :
1. ID
- Merupakan kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak. ID merupakan libido murni atau energi psikis yang menunjukan ciri alami yanf irrasional yang secara instingtua menentukan proses ketidaksadaran ( Unconcius ).
2. EGO
- Suatu bagian atau struktur yang sering disebut sebagai kepribadian “eksekutif”. Ego Terjadi pada usia satu dan dua tahun,Ego diatur oleh prinsip yang realistis,ego sadar akan dunia luar lingkungan dan dapat mengatur tingkah laku.
3. SUPER EGO
- super ego terbentuk dar lingkungan eksternal,super ego merupakan kesatuan standar moral yang mempunyai otoritas dalam lingkungan Luar diri,berupa asimilasi dan pandangan-pandangan orang tua.
B. Hakekat Manusia
1. Mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai sati kesatuan yang utuh.
- Tubuh : Materi yang dapat dilihat,diraba,dirasa wujudnya,konkrit,dan tidak abadi.
- Jiwa : bagian yang bukan jasmaniah (immaterial) dari seseorang. Jiwa mencangkup pikiran dan kepribadian dan sinomimous dengan roh,akal,atau awak diri.
2. Mahluk ciptaan Tuhan yang sempurna,jika dibandingkan dengan mahluk lainnya,misalnya :
- Perasaan Intelektual : perasaan yang berkenaan dengan pengetahuan.
- Perasaan Estetis : perasaan yang berkenaan dengan keindahan,tentang bagaimana ia bisa terbentuk,dan bagaimana seseorang bisa merasakannya.
- Perasaan Etis : Perasaan yang berkenaan dengan kebaikan.
- Perasaan Diri : Perasaan yang berkenaan dengan harga diri karena Ada kelebihan dari yang lain.
- Perasaan Sosial : Perasaan yang berkenaan dengan kelompok atau korp atau hidup bermasyarakat,dan ikut merasakan kehidupan orang lain.
- Perasaan Religius : Perasaan yang berkenaan dengan agama atau kepercayaan.
3. Mahlukbiokultural,yaitu mahluk hayati yang budayawi.
- Mahluk Hayati Manusia yang dapat dipelajari dari segi anatomi fisiologi,patologi,genetika.
- Mahluk Budayawi Manusiayang dapat dipelajari dari segi ekonomi,bahasa,psikologi sosial,kemasyarakatan,dsb.
4. Mahluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan ( ekologi ),mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.
- Mahluk alamiah yang terikat dengan lingkungannya ( ekologi ) memiliki sifat-sifat yang alamiah dan tunduk pada hukum alamiah pula.
C. Pengertian Kebudayaan
- Menurut E.B Taylor (1871),Kebudayaan adalah kompleks yang mencangkup,kepercayaan,kesenian,moral,hukum,adat istiadat,dan kemampua lain serta kebiasaan lain yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
- Menurut Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi merumuskan Kebudayaan sebagai semua hasil karya ,rasa,cipta dan masyarakat. karya : menghasilkan karya teknologi,kebudayaan,dan kebendaan untuk menguasai alam sekitarnya. Rasa : Jiwa manusia yang terdiri dari agama,ideologi,kebatinan yang merupakan kesenian dari hasil ekspresi jiwa. Cipta : Kemampuan mental dan berpikir masyarakat yang menghasilkan ilmu.
- Menurut Sultan Takdir Alisyahbana,kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.
- Menurut Koentjaraningrat kebudayaan,kebudayaan adalah gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.
- Menurut A.L Krober dan C.Kluckhon,Kebudayaan adalah manifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.
- Menurut C.A Van Peursen,Kebudayaan adalah manifestasi kehidupan setiap orang,dan setiap kelompok orang berlainan dengan hewan,maka manusia tidak begitu saja ditengah alam,melainkan selalu mengubah alam.
- Menurut Krober dan Kluckhon,Kebudayaan terdiri dari berbagai pola,bertingkah laku mantab,pikiran perasaan dan reaksi yang diperoleh diturunkan oleh simbol yang menyusun pencapaiannya secara tersendiri dan kelompok manusia.
D.Unsur-Unsur Kebudayaan
1. Menurut Melville J.Herkovits kebudayaan terdiri dari 4 unsur yaitu :
- Alat Teknologi,sebagai alat dan perlengkapan hidup.
- Sistem Ekonomi
- Keluarga
- dan Kekuatan Politik
2. Menurut Brownislaw Malinowski unsur kebudayaan terdiri dari:
- Sistem Norma,memungkinkan kerjasama antar anggota masyarakat untuk menyesuakan diri dengan Lingkungannya.
- Organisasi Ekonomi.
- Alat-alat atau lembaga atau petugas pendidik.
- dan Organisasi kekuatan.
3. Menurut C. Kluckhon ada tujuh unsur kebudayaan Universal,Yaitu :
- Sistem Religi,Manusia sebagai homo religious.Diatas kekuatan diri manusia terdapat kekuatan lain yang lebih besar,hinggalahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama.
- Sistem Organisasi Kemasyarakatan,disusun agar manusia saling bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
- Sistem Pengetahuan ,manusia sebagai homo sapiens.Pengetahuan dapat diperoleh dari diri sendiri orang lain dan buku.
- Sistem MataPencaharian Hidup dan Sistem ,manusia sebagai homo economicus menjadikan taraf hidup manusia terus meningkat.
- Sistem Teknologi dan Peralatan Homo faber,dengan alat ciptaan manusia lebih mampu dari pada binatang.
- Bahasa atau Homo Languens,mulanya bahasa Indonesia berbentuk tanda /kode yang sempurnakan dalam bentu lisan dan tulisan.
- Kesenian Homo Aesteticus,Setelah kebutuhan fisik dibutuhkan kebutuhan psikis karena manusia perlu pandangan mata indah,suara merdu.
E. Wujud Kebudayaan
Menurut dimensi wujudnya,kebudayaan mempunyai tiga wujud,yaitu :
- Kompleks gagasan,konsep,dan pikiran manusia. Wujud ini disebut sistem budayayang bersifat abstrak,berpusat pada tiap kepala manusia dan dapat dinyatakan dalam bentuk tulisan.
- Kompleks Aktivitas. Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi,bersifat konkret,dapat diamati,diobservasi,dan difoto.
- Wujud Sebagai Benda Manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari penggunaan peralatan untuk mencapai tujuannya.
F. Orientasi Nilai Budaya
Menurut C. Kluckhon dalam karyanya Variations in Value Orientation sistem nilai udaya secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia,yaitu :
- Hakekat Hidup Manusia hakekat hidup setiap kebudayaan berbeda secara exstern. Seperti bcrusaha memadamkan hidup,menganggap kelakuan hidup tertentu sebagai suatu hal yang baik.
- Hakekat karya Manusia Kebudayaan hakekatnya berbeda-beda ada yang bertujuan untuk hidup,dan lain sebagainya.
- Hakekat waktu Manusia hakekat waktu setiap budaya berbeda,ada yang mementingkan orientasi masa lampau dan mementingkan orientasi masa kini.
- Hakekat Alam Manusia,manusia memiliki anggapan yang berbeda,ada yang beranggapan kebudayaan harus mengeksploitasi alam dan ada pula yang beranggap manusia harus harmonis dengan alam.
- Hakekat Hubungan Manusia mementingkan hubungan antar sesamanya dan orientasi pada tokoh,yang berpandanga individualis ditinggalkan saja.
G. Perubahan Kebudayaan
Terjadinya gerak perubahan kebudayaan ini disebabkan oleh :
- Sebab-sebab yang berasal dari masyarakat dan kebudayaanya sendiri. Misalnya perubahan jumlah dan kompisisi penduduk.
- Perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup. Masyarakat yang hidupnya terbuka cenderung berubah lebih cepat,seperti masuknya budaya barat yang mempengaruhi masyarakat Indonesia.
Berbagai faktor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan bari,diantaranya :
- Terbatasnya kontak dengan masyarakat luar disebabkan karena masyarakat yang terlalu menutup diri dengan lingkungan luar.
- Pandangan hidup dan nilai-nilai dominan pada suatu kebudayaan ditentukan oleh agama,maka penerimaan unsur baru mengalami hambatan yang harus diukur dengan ukuran yang berlandas agama.
- Corak struktur social masyarakat menentukan proses penerimaan kebudayaan sehingga system otoriter sukar menerima unsur budaya baru.
- Unsur budaya yang diterima jika sebelumnya sudah ada unsur budaya lain yang menjadi landasan bagi unsur kebudayaan yang baru tersebut.
- Mudah dibuktikan kegunaanya oleh masyarakat yang bersangkutan bila unsur baru memuliki kegiatan yang terbatas.
H. Kaitan Manusia dan Kebudayaan
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dari sisi lain hubungan antar manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan manusia dan masyarakat yang dinyatakan sebagai dialektis.
Proses dialektis ini tercupta melalui tiga tahap,yaitu :
- Eksternalisasi Proses manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunia.
- Obyektivitas proses masyarakat menjadi realitas obyektif,menjadikan masyarakat dengan segala pranata sosialnnya untuk mempengaruhi,dan membentuk perilaku manusia.
- Internalisasi proses manusia mempelajari kembali masyarakatnya agar dia dapat hidup baik,hingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.
Bab 3
KONSEP ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUASTRAAN
A. PENDEKATAN KESUASTRAAN
IBD adalah salah satu mata kuliah yang di berikan dalam satu semester, sebagai bagian dari MKDU . IBD tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk di dalam pengetahuan budaya ( The humanities).
B. ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
Dalam kesuastraan Indonesia kita mengenal jenis prosa lama dan prosa baru.
- Prosa lama meliputi
- Prosa baru meliputi
-
- Dongeng-dongeng
- Hikayat
- sejarah
- Epos
- cerita pelipur lara
-
- Cerita pendek
- Roman/novel
- Biografi
- Kisah
- Otobiografi
NILAI NILAI DALAM PROSA FIKSI
Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, antara lain :
1.Prosa fiksi memberi kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu / kejadian yang dikisahkan.
2. Prosa fiksi memberikan informasi
Fiksi memberikan sejenis informasi yang tidak terdapat di dalam ensiklopedi.Dalam novel sering kita dapat belajar sesuatu yang lebih daripada sejarah / laporan jurnalistik, tentang kehidupan masa kini/masa lalu.
3.Prosa fiksi memberi warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imajinasi dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.Salah 1 nya adalah novel siti nurbaya, salah asuhan, sengsara membawa nikmat, dll.
Bab 4
MANUSIA DAN CINTA KASIH
A. PENGERTIAN CINTA KASIH
Menurut kamus bahasa Indonesia cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) kasih sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atu menaruh rasa belas kasihan. Oleh karena itu cinta kasih bias diartikan dengan perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir sama, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya, dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan tuhannya sehingga manusia meyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya, dan berpegang teguh pada syariat-Nya.
Erich fromm meyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberi, bukan menerima. Sedangkan menurut Dr Sarlito W. Sarwono cinta memiliki tiga unsur yaitu : keterikatan, keintiman, dan kemesraan. Menurut Dr Abdullah Nasih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolah hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang.
Dalam kitab suci Alkitab, cinta memiliki tiga tingkatan yaitu : tinggi, menengah dan rendah. Tingkatan cinta tersebut adalah berdasarkan firman Tuhan.
Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Tuhan. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, suami/istri dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat harta dan tempat tinggal.
Cinta tingkat terendah adalah cinta paling keji, hina dan merusak rasa kemanusiaan. Berikut bentuk cinta rendahan sebagai berikut :
- cinta kepada bolis, yaitu setan atau sesuatu yang disembah selain Tuhan
- cinta berdasarkan hawa nafsu
- cinta yang lebih mengutamakan kecintaan pada orang tua, anak, istri, perniagaan dan tempat tinggal.
Hikmah cinta adalah sangat besar, yaitu :
- Sesungguhnya cinta adalah ujian yang berat dan pahit dalam kehidupan manusia, karena setiap cinta akan mengalami berbagai macam rintangan.
- bahwa fenomena cinta yang telah melekat didalam jiwa manusia merupakan pendorong dan pembangkit yang paling besar di dalam melestarikan kehidupan lingkungan.
- bahwa fenomena cinta merupakan faktor utama didalam kelanjutan hidup manusia, dalam kenal mengenal antar mereka.
- fenomena cinta adalah pengikat yang paling kuat didalam hubungan antar anggota keluarga, kerukunan bermasyarakat, mengasihi sesama makhluk hidup, merupakan benih dari segala kasih dan sayang , dan segala bentuk persahabatan, dimanapun adanya
B.CINTA MENURUT AJARAN AGAMA
Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseorang mencintai dirinya sendiri. Kadang mencintai orang lain, atau istri/suami dan anknya, harta, atau Allah dan nabi. Berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Alkitab.
Cinta diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Al quran telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya sendiri, dan menghindari dari segala sesuatu yang membahayakan keselamatan dirinya, melalui ucapan nabi M.
Namun hendaknya cinta manusia pada dirinya tidaklah terlalu berlebihan dan melewati batas. Sepatutnya cinta pada diri sendiri ini diimbangi dengan cinta pada orang lain dan cinta berbuat kebajikan kepada mereka.
Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya.
Alkitab juga menyerukan kepada orang – orang yang beriman agar saling cinta mencintai sperti cinta mereka kepada diri sendiri. Dalam seruannya sesungguhnya terkandung pengarahan kepada para mukmin agar tidak berlebih-lebihan dalam mencintai diri sendiri.
Cinta seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikam kasih sayang, keserasian, dan kerjasama antara suami dan istri. Ia merupakan faktor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga. Dorongan seksual melakukan suatu fungsi penting, yaitu melahirkan keturunan demi kelngsungan jenis. Lewat dorongan sensual terbentuklah keluarga.
Cinta kebapakan
Mengingat bahwa antara ayah dan anak tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologi seperti yang menghubungkan si ibu dengan anaknya., maka para ahli ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan fisiologi seperti halnya dorongan keibuan, melainkan dorongan psikis.
Cinta kepada Tuhan
Puncak cinta manusia yang paling bening , jernih dan spiritual ialah cinta kepada Tuhan dan kerinduaan kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doa saja, tetapi juga dalam semua tindakan dan tingkah lakunya. Semua tingkah laku dan tindakannya ditunjukan kepada Tuhan.
Cinta kepada nabi
Cinta kepada nabi, yang diutus Tuhan sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta, menduduki peringkat kedua setelah cinta kepada All Tuhan.ni karena nabi merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya.
C. KASIH SAYANG
Pengertian kasih sayang menurut kamus bahasa indonesia adalah perasaan sayang, cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta.
Dalam kasih sayang sadar atau tidak dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, pengertian, terbuka sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh. Kasih sayang, dasar komunikasi dalam suatu keluarga.
D.KEMESRAAN
Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayng yang mendalam. Kemampuan mencinta memberi nilai hidup kita, dan menjadi ukuran terpenting dalam menentukan apakah kita maju atau tidak dalam evolusi kita. Bila seseorang mengobral cinta, maka orang itu merusak nilai cinta, yang berarti menurunkan martabat dirinya sendiri. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan.
E. PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Tuhan adalah pencipta, tetapi tuhan juga penghancur segalanya, bila manusia mengabaikan segala perintahnya. Karena itu ketakutan manusia selalu mendampingi hidupnya dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memujaNya.
Karena itu jelas bagi kita semua, bahwa pemujaan kepada Tuhan dalah bagian hidup manusia, karena tuhan pencipta semesta termasuk manusia itu sendiri. Dan penciptaan semesta untuk manusia.
Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agam dan kepercayaan masing-masing. Umat muslim sholat di mesjid, kristen di gereja, budha di wihara dll bahkan ditempat yang dianggap keramat merupakn perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan atau yang dianggap Tuhan.
Pemujaan – pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya. Mohon perlindungan, mohon dilimpahkan kebijaksanaan agar ditunjukkan jalan yang benar, mohon ditambahkan segala kekurangan yang ada padanya.
F. BELAS KASIHAN
Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang berakhlak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia mengugah potensi itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Tuhan.
Dalam esai on love ada pengertian bahwa cinta adalah rasa persatuan tanpa syarat. Itu berarti dalam rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih. Belas kasihan yang kita tumpahkan benar-benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas.
G. CINTA KASIH EROTIS
Cinta kasih erotis atau cinta kesaudaraan, pada hakikatnya cinta kasih tersebut bersifat ekslusif. Bukan universal, dan juga barangkali merupakan tiba-tiba tembok yang sampai waktu itu terdapat diantara dua orang yang asing satu sama lain.
Dalam cinta kasih erotis terdapat ekslusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan. Ciri-ciri ekslusiv dalam cinta kasih erotis ini perlu dibicarakan lebih lanjut. Kerap kali ekslusivitas dalam cinta kasih erotis disalah tafsirkan dan diartikan sebagai suatu ikatan hak milik.
Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai suatu pendirian, yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya, dan menerima pribadi orang lain dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya. Cinta kasih dianggap sebagai hasil suatu reaksi emosional dan spontan, seolah-olah kita dengan tiba-tiba tercekam oleh perasaan yang tidak dapat dielakkan. Menurut pandangan ini, orang hanya memperhatikan ciri-ciri kedua individu yang bersangkutan dan fakta bahwa semua lelaki merupakan bagian dari adam dan bahwa semua wanita merupakan bagian dari hawa. Ada pula orang yang memandang bahwa faktor yang penting didalam cinta kasih erotis itu adalah keinginan.
Dengan demikian maka, baik pandangan bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain daripada perbuatan kemauan, keduanya benar atau lebih tepat jika dikatakan bahwa tidak terdapat pada yang satu, juga tidak pada yang lain.
Bab 5
Manusia dan Keindahan
- Nilai estetika : Nilai Keindahan
Nilai Ekstrinsik : Sebagai alat
Nilai Intrinsik : Untuk kepentingan sendiri
- Faktor yang mendukung keindahan :
1. Kontemplasi : dari dalam diri untuk
menciptakan keindahan
2. Ekstansi : dari dalam diri untuk menikmati
dan merasakan keindahan
- Motivasi manusia menciptakan keindahan:
a). Keagungan Tuhan
b). Keterbelakangan tanah
c). Penderitaan manusia
d). Tata nilai yang sudah hilang
- Renungan : memikirkan sesuatu dengan dalam :
Teori untuk menciptakan keindahan :
1). Teori Pengungkapan
2). Teori Metafisik
3). Teori Psikologis
- Keserasian merasa nyaman karena memiliki kesamaan dan merasa cocok .
2 Teori menciptakan seni menurut “The Liang Gie” :
1. Teori Obyektif : Keindahan pada benda tersebut
tanpa faktor dari luar.
2. Teori Subyektif : Perasaan seseorang yang membuat
sesuatu benda menjadi indah
- Teori Pertimbangan sudah mulai menghilang karena filsafat empirisme yang menyebutkan bahwa “Keindahan hanyalah kesan yang subyektif sifatnya.
- Keindahan itu sendiri, tercipta dengan sendirinya tanpa direncanakan, karena itu sebuah perasaan setiap manusi
BAB 6
Manusia & penderitaan
1. Pengertian penderitaan
Derita : menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan
2.Siksaan
Siksaan psikis :
a.kebimbangan : tidak dapat menentukan pilihan yang akan diambil
b.kesepian : merasa kesepian walaupun berada di lingkungan ramai
c.ketakutan : bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan
Sebab seseorang merasa ketakutan:
a.Claustrophobia : takut terhadap ruangan tertutup
b.Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka
c.Gamang : takut berada di tempat ketinggian
d.kegelapan : takut berada di tempat gelap
e.kesakitan : takut yang desebabkan rasa sakit
f.Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan
3.Kekalutan Mental
Kekalutan mental : gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar
Gejala-gejala kekalutan mental :
a.jasmani : pusing, sesak nafas, demam, nyeri pada lambung
b.kejiwaan : cemas, ketakutan patah hati, apatis, cemburu
Tahapan-tahapn gangguan kejiwaan :
a.nampak pada gejala-gejala kehidupan penderita baik jasmani /rohani
b.usaha mempertahankan diri secara negatif
c.kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown)
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental:
a.kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani/mental kurang sempurna
b.terjadinya konflik budaya atau norma
c.cara pematangan batin yang salah
Proses-proses kekalutan mental:
a.positif : trauma,,survive dalam hidup
b.negatif : trauma diperlarutkan dan akhirnya frustasi
Bentuk-bentuk frustasi :
a.agresi : emosi tak terkendali
b.Regresi : reaksi primitif atau kekanak-kanakan
c.fiksasi : pembatasan satu pola yang sama
d.proyeksi : proyeksi kelemahan dan sikap negatif pada orang lain.
e.identifikasi : menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imajinasi
f.narsisme : merasa dirinya lebih superior dari orang lain
g.autisme:menutup diri puas dengan fantasinya sendiri
Kekalutan mental banyak terdapat di lingkungan :
a.kota-kota besar
b.anak usia muda
c.wanita
d.orang tidak beragama
e.orang yang mengejar materi
4.Penderitaan & perjuangan
Penderitaan sudah menjadi konsekuensi manusia hidup bahwa manusia ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia melainkan juga menderita
5.Penderitaan,media masa & seniman
Media massa alat yang tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa penderitaan manusia sekaligus seniman melalui karya seninya pembaca dapat menghayati penderitaan dan keindahan karya seninya.
6.Penderitaan & sebab-sebabnya
Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia:
-perbuatan semena-mena
-perbuatan buruk orang tua menganiaya anak
-perbuatan buruk pejabat orde lama
Penderitaan yang timbul karena penyakit:
-seorang anak lelaki buta sejak lahir
-tenggelamnya firaun di laut merah
7.Pengaruh penderitaan
Positif :
Optimis,kreatif dan tidak mudah menyerah
Negatif :
Penyesalan, kecewa,putus asa, ingin bunuh diri
BAB 7
Manusia dan Keadilan
Keadilan menurut ARISTOTELES adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem.
BERBAGAI MACAM KEADILAN
a. keadilan legal atau keadilan moral
b. keadilan distributif
c. keadilan komutatif
KEJUJURAN atau jujur artinya apa yang dikatakan sesuai dengan faktanya.
klo da kritik tulis ja..! okay^^
Keren ben..^^
gw jg pengemar death note ben..!hhaa:D